Tips & Trik

Dibawah ini adalah cara mengoptimalkan koneksi internet melalui setting registry, tapi sebelumnya backup dulu registry anda sebelum mengotak-atik settingan dgn cara sebagai berikut :
Manual steps to back up the registry in in Windows XP

1. Click Start, click Run, type %SystemRoot%\system32\restore\rstrui.exe, and then click OK.
2. On the Welcome to System Restore page, click Create a restore point, and then click Next .
3. On the Create a Restore Point page, type a name for the restore point and then click Create
4. After the restore point has been created, click Close.

Note If System Restore is turned off, you receive a message that asks whether you want to turn on System Restore now. Click Yes. Then, in the System Properties dialog box, click to clear the Turn off System Restore check box, click OK, and then repeat this step.
Back to the top
Restore the registry
Manual steps to restore the registry in Windows XP Use System Restore to undo re…
Manual steps to restore the registry in Windows XP
Use System Restore to undo registry changes in in Windows XP

1. Click Start, click Run, type %SystemRoot%\System32\Restore\Rstrui.exe, and then click OK.
2. On the Welcome to System Restore page, click Restore my computer to an earlier time (if it is not already selected), and then click Next .
3. On the Select a Restore Point page, click the system checkpoint. In the On this list select the restore point area, click an entry that is named “Guided Help (Registry Backup),” and then click Next. If a System Restore message appears that lists configuration changes that System Restore will make, click OK.
4. On the Confirm Restore Point Selection page, click Next. System Restore restores the previous Windows XP configuration and then restarts the computer.
5. Log on to the computer. When the System Restore confirmation page appears, click OK..

Tweak Khusus Untuk Koneksi Broadband

1. Speeding up your browsing.

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RemoteComputer\NameSpace
{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}. Right click on it and delete the key
Broadband tweaks

2. Broadband tweaks

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
“SackOpts”=dword:00000001
“TcpWindowSize”=dword:0005ae4c
“Tcp1323Opts”=dword:00000003
“DefaultTTL”=dword:00000040
“EnablePMTUBHDetect”=dword:00000000
“EnablePMTUDiscovery”=dword:00000001
“GlobalMaxTcpWindowSize”=dword:0005ae4c

3. DNS cache

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Dnscache\Parameters
CacheHashTableBucketSize 384
CacheHashTableSize 64000
MaxCacheEntryTtlLimit 301
MaxSOACacheEntryLimit 300

Reboot !

Khusus Untuk Narrowband.

Berikut adalah settingan agar koneksi internet kita lebih maksimal.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters\interface\…..
“TcpAckFrequency”=dword:00000001

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
DisableTaskOffload=0 (DWORD value, 0=enable offload, 1=disable offload, default not set)
Recommended: leave at default unless experiencing problems.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
MaxUserPort=20000 (DWORD, not in the registry by default. Recommended: 20000 decimal) – maximum port number above 1024 to use.
TcpTimedWaitDelay=30 (DWORD, not in the registry by default. Recommended: 30 decimal, denoting 30 seconds) – time to wait before reclaiming ports, in seconds

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Dnscache\Parameters]
“CacheHashTableBucketSize”=dword:00000001
“CacheHashTableSize”=dword:00000180
“MaxCacheEntryTtlLimit”=dword:0000fa00
“MaxSOACacheEntryTtlLimit”=dword:0000012d

Komponen lainnya yang dapat Anda optimasi:
1. NDI Cache

Optimasi bisa dilakukan dengan menambah NDI cache dari 16 ke nilai optimalnya yaitu 64, berarti Anda telah mengoptimalkan koneksi Anda. Caranya begini.
Jalankan Registry Editor dan masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-NWLink-Ndi-params-cachesize.
Klik ganda data string bernama (default) dan isikan nilainya dengan 64.

2. Nilai Receive Window
RWIN menentukan jumlah data yang akan disiapkan oleh komputer untuk menerima data. Jika nilainya terlalu tinggi, kemungkinan hilangnya data lebih besar bila paket yang dikirim hilang atau rusak ketika ditransfer. Bila nilainya terlalu rendah, akan menghasilkan kualitas transfer (kecepatan) yang buruk.

Secara standar, nilai RWIN ini sebesar 4 kali dari nilai Maximum Segement Size (MSS). Anda dapat mencoba nilai lain, misalnya 6x atau 8x untuk menemukan nilai RWIN terbaik. Lihat proses unduh yang Anda lakukan, apakah lebih baik, sama saja atau lebih buruk.

Nilai RWIN yang lebih besar ini sebaiknya ditujukan untuk mengunduh file yang besar atau mengakses situs web bergrafik banyak. Berikut caranya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Klik ganda data string bernama [DefaultRcvWindow] dan isikan nilainya dengan “blank”.
Anda dapat mencoba nilai lain seperti 2144, 3216, 3752, 8192 (default), atau 14472. Sekali lagi mencoba merupakan cara terbaik.
coba 65392, kalo gagal kosongin ajah

3. Nilai TTL
TTL merupakan kependekan dari Time To Live yang menyatakan durasi paket dapat bertahan “hidup” sebelum akhirnya situs web yang dituju dianggap tidak ada. Nilai default pada Windows 9x/Me adalah 32, sedangkan Windows NT/2000 adalah 128. Semakin besar nilainya, tentunya akan semakin baik. Nilai yang disarankan untuk digunakan adalah 64. Untuk mengeditnya:
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP
Buat atau editlah data string yang bernama DefaultTTL dan isikan nilainya dengan 64(default) atau 128

4. Nilai Max Socket dan Max Connect
Dengan meningkatkan nilainya, Anda dapat meningkatkan performa koneksi Internet Anda. Berikut caranya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-NWLink-Ndi-params.
2. Untuk mengganti nilai maxsocket, buatlah key baru melalui menu [Edit] > [New] > [Key] dan beri nama maxsockets.
3. Buat data string bernama min dan isikan nilainya dengan 32.
4. Buat data string bernama max dan isikan nilainya dengan 1020.
5. Untuk mengganti nilai maxconnect, masuklah ke sub key ..-params-maxconnect.
6. Buat data string bernama min dan isikan nilainya dengan 2.
7. Buat data string bernama max dan isikan nilainya dengan 128.

5. Seting Auto Discovery
AutoDiscovery merupakan pengaturan yang menyebabkan TCP (Transmission Control Protocol) menemukan MTU terbesar sepanjang jalur ke situs tujuan. Dengan penentuan dan pembatasan ukuran paket, TCP dapat mengurangi pemecahan (fragmentasi) di router sepanjang jalur yang berbeda MTUnya.

Cara terbaik untuk menentukan aktif atau tidaknya AutoDiscovery ini adalah dengan eksperimen. Secara default, Autodiscovery ini diaktifkan. Berikut cara menonaktifkannya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Buatlah data string bernama PMTUDiscovery dan isikan nilainya dengan 0.
Untuk mengaktifkannya kembali, Anda cukup menggantikan nilainya dengan 1 atau menghapus data tersebut.
disarankan aktifkan string ini

6. Deteksi Black Hole
Pengaturan ini akan mengaktifkan TCP untuk mendeteksi router BlackHole ketika melakukan MTU AutoDiscovery seperti yang baru saja dijelaskan pada trik sebelumnya. Anda dapat mencoba mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini untuk melihat hasil terbaiknya. Secara default fungsi deteksi ini dinonaktifkan. Berikut cara mengaktifkannya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Buatlah data string bernama PMTUBlackHoleDetect dan isikan nilainya dengan 1.
Untuk menonaktifkannya kembali, Anda cukup mengganti nilainya menjadi 0 atau menghapusnya.
(disarankan mengikuti data pada CableNut)
disarankan nonaktifkan string ini

7. Parameter SlowNet
Dampak yang akan Anda rasakan jika mematikan parameter slownet pada koneksi dial-up adalah mengurangi waktu time out. Berikut cara menonaktifkannya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-Class-Net.
2. Buatlah data binary dengan nama slownet dan isikan nilainya dengan 00.
Untuk mengaktifkannya kembali, ganti nilainya dengan 01.

8. Session Keep Alive
Session Keep Alive menentukan seberapa sering pengiriman paket session keep-alive pada sesi aktifnya, yang menandai bahwa koneksi yang sedang berlangsung masih aktif. Nilai minimumnya adalah 1 menit, sementara nilai default pada Windows Me/9x adalah 1 jam dan 2 jam pada Windows 2000. Nilai yang disarankan adalah 10 menit. Sesi ini berguna ketika ISP yang Anda gunakan sering memutuskan koneksi ketika tidak ada aktivitas dalam jangka waktu yang singkat.
Cara mengaturnya seperti ini.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Buat atau editlah data string bernama SessionKeepAlive dan isikan nilainya dengan 600 atau sama dengan 10 menit.
disarankan nilainya 1000

9. Hang Up Timer
Pengaturan ini mengontrol berapa lama ICS (Internet Connection Sharing) Windows 98/Me harus menunggu setelah permintaan terakhir dari klien sebelum menmutuskan koneksi (hang up) modem.

Trik ini berguna jika komputer Anda memiliki koneksi Internet yang dipakai bersama dengan komputer lain, misalnya di kampus, warnet, kantor, dan sebagainya. Nilai default-nya adalah 300 detik. Anda dapat memasukkan nilai lainnya dan pilih nilai terbaik.

Cara melakukan pengeditan seting ini:
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-ICSharing-Settings-General.
Buatlah data string bernama hanguptimer dan isikan nilainya dengan seberapa lama yang Anda inginkan, misalnya 300.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\ServiceProvider
On the right for ALL OS’s change these entries: (ALL values are HEXIDECIMAL)

Class – 8
DnsPriority – 1
HostsPriority – 1
LocalPriority – 1
NetbtPriority – 1

atau

Class – 8
DnsPriority – 3
HostsPriority – 2
LocalPriority – 1
NetbtPriority – 4

Speed up your web browsing
Posted 8/12/2002 by TweakXP Member – Views: 6937
Iv’e personally found a dramatic increase in web browsing after clearing the Windows XP DNS cache.

To clear it type the following in a command prompt: ipconfig /flushdns

RESTART KOM ANDA !

  1. adisutrimo@yahoo.com
    September 1, 2010 pukul 9:55 am | #1

    mas tolongin aku dong, ada kata2 yg ga ngerti…
    klo bisa kasi tau dlm bahasa indonesia aja deh…
    soalnya mau coba2 takut ngrusak komputer malahan…
    itu alamat e-mailku…
    thx y mas….
    lam knal..

  2. areukfs
    Maret 22, 2011 pukul 10:02 pm | #2

    sama ama mas adisutrimo.. please …pake bahasa ind. dong atau kalo ada info soft tweak internetnya mas yang bagus dan safety…
    makasih..

  3. sari1099
    Januari 18, 2012 pukul 10:55 pm | #3

    mantap tips dial upnya, tapi masih bingung kode-kode kayak gini harus pelan-pelan belajarnya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: